Taufik Savalas, Demi Para Guru |
|
| |
 | | dok.sindo | TIDAK salah bila Lifebuoy memilih Taufik Savalas untuk memeriahkan acara Apresiasi Lifebuoy Peduli Buat Guru. Soalnya, mantan presiden Republik Benar-Benar Mabok (BBM) ini, sejak dulu sangat mencintai guru-gurunya. Waktu masih sekolah, hubungan saya dengan guru hampir tidak ada jarak. Bahkan ketika di SMA, ada tiga guru yang saya panggil dengan sebutan mama, kata lulusan SMA Negeri 5 Kemayoran Jakarta Pusat ini. Bukan apa-apa, kenang Taufik, karena dari tiga peri baik hati itulah ia biasa mendapat uang untuk makan dan bayaran sekolah. Kendati bangku sekolah telah lama ia tinggalkan, namun komunikasi dengan para mamanya itu tetap terjaga. Kalau mereka meminta sesuatu untuk keperluan anak-anaknya, pasti akan saya belikan, kata pemilik nama asli Mochammad Taufik ini. Dan silaturahmi itu tak hanya terbatas dengan guru-guru SMA. Lingkup jalinannya diperluas hingga ke gurunya di sekolah dasar. Kalau mau dibuat jenjang, guru yang paling berjasa, ya guru SD. Karena berkat mereka, kita tidak menjadi orang buta huruf, ujarnya. Kisah Taufik dan para gurunya tak hanya sampai di situ. Bersama sejumlah teman seangkatannya, ia pun membentuk semacam paguyuban. Kalau ada guru yang kena musibah atau kesulitan, bisa kita Bantu, katanya. Dan dari uang patungan itu pula salah seorang gurunya bisa diberangkatkan haji. Insya Allah tahun depan bisa berangkat, kata lelaki kelahiran Jakarta 9 Juni 1966 ini, dengan nada bangga. Ada yang ingin meniru?
|
dikutip langsung dari [klik]
http://www.majalahtrust.com"Selamat Jalan Bung Taufik Savalas. Rahmat Allah SWT menyertaimu. Budi baikmu, Allah SWT yang kan membalasnya. Amin"